Tanya Jawab Original Schmidt Proceq

Original3a

Pertanyaan :

  1. Pada body test beton ada skala 10--20--30--sampai 100 tadi Bpk telah jawab satuan nya adalah Rebound (gaya balik)
  2. Untuk melalukan test sebaiknya beberapa kali pada satu titik atau titik berubah tapi dalan satu bidang pak ?
  3. Katakanlah saya melakukan empat kali pada titik yang sama dan setelah saya rata rata nilainya (conto saja 42)
  4. Pada body test beton juga ada grafik, lalu mengaitkan antara grafik tersebut dgn nilai rata rata tadi 42 itu bagaimana?
  5. Apakah bisa ketemu dalam satuan kilogram atau ton per >>>>cm persegi atau per....mtr persegi.
  6. Pada buku petunjuk di hal :7.8.9.10 juga ada tabel yang mirip di body untuk hitung?
  7. Sebagai contoh saja,saya ada beton yang telah jadi,katakan lantai beton bangunan.bagaimana saya mengukur kekerasan beton tersebut ?lalu kaitan antara kekerasan beton dan daya topangnya dalam ton/mtr persegi ?apakah mungkin ?
Terima kasih kami tunggu ...

Jawaban :

  1. Pada body test beton ada skala 10--20--30--sampai 100 tadi Bpk telah jawab satuan nya adalah Rebound (gaya balik) ===> betul, Pak.
  2. Untuk melalukan test sebaiknya beberapa kali pada satu titik atau titik berubah tapi dalan satu bidang pak ? ===> satu bidang pada 8 - 10 titik yang berbeda, antara titik pertama dengan berikutnya minimal berjarak 2 cm (manual hal. 5)
  3. Katakanlah saya melakukan empat kali pada titik yang sama dan setelah saya rata rata nilainya (conto saja 42) ===> Angka 42 berarti Nilai Rebound adalah 42.

  4. Pada body test beton juga ada grafik,lalu mengaitkan antara grafik tersebut dgn nilai rata rata tadi 42 itu bagaimana? apakah bisa ketemu dalam satuan kilogram atau ton per >>>>cm persegi atau per....mtr persegi. ===> Bila angka Rebound 42, berarti 32 N/mm persegi bila arah impack vertikal ke atas dan umur beton 14 - 56 (tabel pertama hal.7). Bisa berarti 38 N/mm persegi bila arah impack / pengujian horisontal.===> Konversi Newton/mm persegi ke Kilogram/cm persegi = dikalikan dengan angka 10,197162         (http://id.bestconverter.org/unitconverter_pressure.php)

  5. Pada buku petunjuk di hal :7.8.9.10 juga ada tabel yang mirip di body untuk hitung? ===> halaman 7 gunakan tabel gambar 2.5 (type N) saja, jangan 2.6 (type L) untuk umur beton 14 - 56 hari untuk mendapatkan nilai kekerasan beton dalam satuan N/mm2 ===> halaman 8, tabel untuk mendapatkan nilai beton dalam kg/cm persegi ===> halaman 9, untuk mendapatkan nilai beton dalam psi = pound per inchi kuadrat ===> halaman 10, kurva konversi untuk standart sement di Japan

  6. Sebagai contoh saja,saya ada beton yang telah jadi,katakan lantai beton bangunan.bagaimana saya mengukur kekerasan beton tersebut ?lalu kaitan antara kekerasan beton dan daya topangnya dalam ton/mtr persegi ?apakah mungkin ? Terima kasih kami tunggu berita ===> Bapak impack saja beton tersebut, 8 - 10 kali di titik-titik yang berbeda, kemudian di rata-rata nilai rebound-nya, kemudian gunakan tabel 8 untuk mendapat kg/cm persegi, kemudian kalikan dengan angka 10 untuk mendapat nilai dalam ton/meter persegi.


Tanya lagi :

Dengan senang sekali saya membaca keterangan dari Bapak yang amat lengkap sekali.
Kesimpulan saya karena kita berada di Indonesia pada umumnya kan kita tidak pakai satuan PSI.
Berarti saya hanya pakai pedoman tabel di halaman 8 saja.

Maaf pak ,kalau seandainya setelah saya lakukan test dan saya rata rata Nilai Rebound nya adalah : 61.
Nah disini grafik tabel yang tersedia hanya punya nilai maksimal :55 Rebound.
Apa yang harus saya lakukan pak ?
Apakah hal seperti ini mungkin terjadi ?

Pada tabel grafik disebelah kanan ada tulisan : 45-60- sampai 80 dan tulisan dispersion (kg/cm kwadrat) ini tidak dipergunakan ?


Jawaban :

Betul Pak, di Indonesia lebih sering digunakan tabel 8 saja.

Angka rebound 61 terjadi hanya bila untuk mengukur kekerasan baja / logam,
untuk beton angka tersebut jarang terjadi,
kecuali di balik lapisan beton ada logam / besinya.

Kemudian angka dispersion digunakan sebagai koreksi / ralat / galat, Pak.
Misal angka rebound vertikal ke bawah adalah 35
maka nilai kekerasan beton tersebut = (400 ± 70) kg/cm² , empat ratus plus minus tujuh puluh kilogram per centimeter persegi.

Demikian Pak, bila ada yang kurang, silahkan kirim email lagi atau menggunakan kolom komen di bawah ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Memanfaatkan Iklim & Cuaca Tropis Indonesia Untuk Menonaktifkan Covid 19 atau Corona Virus