Buat semua temen-temen muda blogger, atau yang pernah ngeblog dan sekarang telah resign atau pensiun. Berikut ada ajang untuk "reunian" - bertemu dengan sesama teman-teman yang dulu pernah saling komen-komenan di dunia pergo-blog-gan, di milis yahoo grup, di google grup, chatingan di yahoo messengger, mIRC, ataupun di aneka forum-forum online ... :) Ada blogger-blogger senior yang dulu maniak nulis dan blogwalking, tapi sekarang ngungsi ke twitter atau facebook, atau berhenti sama sekali dari internet karena nikah, jadi ibu rumah tangga, jadi pengusaha, jadi pejabat, atau merasa kalimat "blog adalah tren sesaat" telah terbukti saat ini. Ada komunitas-komunitas yang dulu saling bersaing merasa kelompoknya yang paling "eksis", ada juga barisan komentator yang suka komen dengan tulisan "PERTAMAX", dan aneka kejadian yang dulu dijumpai kala awal internet ma...
✓ adanya indikasi pengaruh cuaca dan iklim dalam mendukung penyebaran wabah #COVID19 ✓ sebaran kasus COVID-19 pada saat outbreak gelombang pertama, berada pada zona iklim yang sama, yaitu pada posisi lintang tinggi wilayah subtropis dan temparate ✓ negara-negara dengan lintang tinggi cenderung mempunyai kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara tropis ✓ kondisi udara ideal untuk virus corona adalah temperatur sekitar 8-10° C dan kelembapan 60-90% ✓ Artinya dalam lingkungan terbuka yang memiliki suhu dan kelembaban yang tinggi merupakan kondisi llingkungan yang kurang ideal untuk penyebaran kasus COVID-19 ✓ COVID-19 mempunyai penyebaran yang optimum pada suhu yang sangat rendah (1-9° C). ✓ Artinya semakin tinggi temperatur, maka kemungkinan adanya kasus COVID-19 harian akan semakin rendah ✓ Udara dingin dan kering dapat juga melemahkan "host immunity" kekebalan seseorang, dan mengakibatkan orang tersebut lebih rentan terhadap virus ✓ bahwa iklim tropis da...
Komentar